Mengalami tindakan kekerasan? Laporkan pada kami dengan klik tombol dibawah

SERTIFIKAT SATUAN TUGAS PENCEGAHAN & PENANGANAN KEKERASAN DI PERGURUAN TINGGI (PPKPT)

Tentang PPKPT

Kasus kekerasan di lingkungan perguruan tinggi merupakan isu yang mendapat perhatian serius karena dapat mengganggu terciptanya lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan kondusif bagi seluruh warga kampus. Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan budaya akademik yang menghormati hak asasi manusia, pemerintah telah menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT). Peraturan ini menggantikan Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 yang sebelumnya hanya mengatur pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, sehingga ruang lingkup perlindungan kini mencakup seluruh bentuk kekerasan yang dapat terjadi dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Ketentuan tersebut juga merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang menegaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan tinggi harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, serta memberikan perlindungan terhadap seluruh sivitas akademika.

Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024, seluruh warga kampus, pimpinan perguruan tinggi, dan mitra perguruan tinggi dilarang melakukan segala bentuk kekerasan dalam pelaksanaan Tridharma, baik di dalam maupun di luar lingkungan perguruan tinggi. Bentuk kekerasan tersebut meliputi kekerasan fisik, kekerasan psikis, perundungan (bullying), kekerasan seksual, diskriminasi dan intoleransi, serta kebijakan yang mengandung unsur kekerasan. Tindakan tersebut dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung, baik melalui media elektronik maupun nonelektronik. Oleh karena itu, setiap unsur di lingkungan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mencegah, melaporkan, dan menangani setiap bentuk kekerasan, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, bermartabat, inklusif, serta mendukung pengembangan potensi seluruh sivitas akademika tanpa rasa takut maupun diskriminasi.

Menu PPKPT

Gunakan menu dibawah ini sesuai kebutuhan anda

i
i

PERMENDIKBUDRISTEK

Perundangan tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi

SK REKTOR

Tentang Satuan Tugas Pencegahan & Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi Universitas Merdeka Malang

Konsultasi

Butuh pendampingan dan konsultasi tentang tindak kekerasan yang terjadi? Hubungi SATGAS dengan klik tombol berikut.

Buku Saku PPKPT

Informasi Terbaru Satgas PPKPT

Penguatan Satgas PPKPT di Kota Malang sebagai Strategi Implementasi Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

BKANews - Pada tanggal 6 Januari 2026 telah diselenggarakan kegiatan Penguatan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) di Kota Malang sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat sistem perlindungan sivitas akademika. Kegiatan ini dirancang sebagai...

UNMER Malang Raih Sertifikasi SATGAS PPKPT sebagai Wujud Komitmen Mewujudkan Kampus Aman dan Inklusif

BKANews - Pada tanggal 15 Mei 2025, Universitas Merdeka Malang (UNMER Malang) secara resmi menerima sertifikat Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (SATGAS PPKPT) dari LLDIKTI Wilayah VII. Sertifikat tersebut merupakan bentuk pengakuan institusional atas...

Penguatan Satgas PPKPT di Kota Malang sebagai Strategi Implementasi Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

BKANews - Pada tanggal 6 Januari 2026 telah diselenggarakan kegiatan Penguatan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) di Kota Malang sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat sistem perlindungan sivitas akademika. Kegiatan ini dirancang sebagai...

Kreativitas Naskah Bisnis Antarkan Mahasiswa UNMER Malang Raih Penghargaan Script Terbaik pada IBPC 2025

BKAnews - Menulis naskah bisnis sering kali dianggap sebagai aktivitas yang kaku dan teknis. Namun, pandangan itu tidak berlaku bagi Try Seftyan Ferdyansyah Alhaq, mahasiswa semester dua Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Merdeka Malang. Bagi Try,...