Universitas Merdeka Malang menjadi tuan rumah kegiatan sosialisasi Djarum Beasiswa Plus Goes to Campus pada Rabu, 11 Juni 2025. Bertempat di Ruang PPI Gedung Rektorat Lt. 3, acara ini diadakan untuk membuka wawasan dan memberikan informasi menyeluruh kepada mahasiswa yang berminat mendapatkan salah satu beasiswa paling prestisius di Indonesia, yakni Djarum Beasiswa Plus. Sosialisasi dimulai pukul 09.00 WIB dan terbuka bagi seluruh mahasiswa aktif Unmer Malang.

Djarum Beasiswa Plus merupakan program dari Djarum Foundation yang tidak hanya memberikan bantuan dana pendidikan, tetapi juga pelatihan soft skills untuk membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda. Dalam kegiatan ini, mahasiswa diajak mengenal lebih jauh tentang alur pendaftaran, persyaratan, serta berbagai manfaat yang akan diperoleh jika berhasil lolos seleksi. Tautan pendaftaran tersedia di bit.ly/DBP2025UNMER dan antusiasme mahasiswa terlihat dari banyaknya peserta yang hadir untuk mendapatkan informasi langsung.

Salah satu narasumber, Rafli Ahmad Saifullah, mahasiswa Program Studi Teknik Industri, membagikan pengalamannya sebagai Beswan Djarum (sebutan untuk penerima beasiswa ini). Ia menekankan bahwa Djarum Beasiswa Plus menjadi titik balik dalam pengembangan dirinya. “Beasiswa ini bukan hanya tentang dana, tapi bagaimana kita ditempa menjadi pribadi yang siap memimpin dan berkontribusi di masyarakat,” ujarnya.

Dian Fitri Islamiati Munisah, mahasiswa Sistem Informasi yang juga menjadi narasumber, turut menyampaikan pandangannya. Ia menyebut program ini sangat cocok bagi mahasiswa yang haus akan tantangan dan ingin mengembangkan potensi diri. “Djarum Beasiswa Plus membuka pintu besar bagi kita untuk bertumbuh, baik secara akademik maupun non-akademik. Jangan ragu untuk mencoba!” serunya penuh semangat.

Melalui sosialisasi ini, para mahasiswa diharapkan lebih siap dan percaya diri untuk bersaing mendapatkan beasiswa. Djarum Beasiswa Plus bukan hanya mendukung pendidikan, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan yang tangguh, adaptif, dan berdampak positif bagi Indonesia.