BKANews – Mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Merdeka Malang kembali meraih prestasi nasional melalui Tim Bimasakti Garudeya yang terdiri dari Hilda Nilam R.R., Femas Dwi Ramadhani, dan Mukhamad Adril Rifky P. Tim ini sukses menyabet Juara 1 pada ajang Transjakarta BRT Station Design Competition 2025 dan berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp25.000.000. Kompetisi tersebut merupakan sayembara desain halte Transjakarta bertema “Betawi Inspired Sustainable Urban Transit Design”, yang menantang peserta menghadirkan konsep halte masa depan yang fungsional, inklusif, modern, berkelanjutan, serta tetap menonjolkan identitas budaya Betawi.

Dalam kompetisi ini, Tim Bimasakti Garudeya mengusung karya berjudul “Transjakarta Betawi Vision” dengan lokasi perancangan di Mampang Prapatan. Desain mereka memadukan konsep futuristik dengan elemen budaya Betawi melalui pengolahan motif tumpal dan gigi balang dalam bentuk yang lebih modern dan berorientasi keberlanjutan. “Ide utama kami berangkat dari tiga aspek: prints of heritage, space for all, serta sustainability dan modernitas,” ujar Nilam. Proyek tersebut dikerjakan kurang dari satu minggu, dengan pembagian tugas mulai dari analisis tapak, pengembangan bentuk, perancangan interior-eksterior, hingga penyusunan grafis presentasi.

Tantangan utama yang mereka hadapi adalah menyeimbangkan fungsi dan estetika pada lahan eksisting yang terbatas. Meski demikian, kolaborasi tim yang solid serta dukungan dosen pembimbing dan administrasi kampus menjadi faktor penting dalam keberhasilan mereka, ditambah apresiasi berupa pendanaan dan publikasi dari UNMER Malang. Hilda menuturkan bahwa desain mereka menonjol karena mampu menghadirkan keseimbangan antara budaya, modernitas, fungsi, inklusivitas, dan respons lingkungan. Pengalaman ini memberikan banyak pembelajaran tentang pemecahan masalah desain, pemahaman kebutuhan publik, dan pentingnya kepercayaan diri dalam kompetisi nasional. Ke depan, tim bertekad terus mengikuti berbagai sayembara arsitektur sebagai langkah pengembangan diri, institusi, dan karier profesional mereka.