
BKANews – Suasana penuh antusiasme mewarnai Ruang PPI Lantai 3 Rektorat Universitas Merdeka Malang pada 12–13 Februari 2026 dalam kegiatan Pelatihan Softskill bertajuk “Glow Up Skill, Bukan Hanya Filter 2026.” Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembekalan bagi mahasiswa untuk memperkuat kesiapan mental, profesional, dan kepercayaan diri sebelum memasuki dunia kerja. Rektor UNMER Malang, Dr. Prihat Assih, S.E., M.Si., Ak., CSRS., dalam sambutannya menegaskan bahwa tantangan di dunia kerja menuntut kompetensi yang tidak hanya berbasis akademik, tetapi juga karakter dan daya adaptif. Ia menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama perkuliahan harus mampu diwujudkan dalam kontribusi nyata, baik sebagai profesional maupun sebagai pencipta lapangan kerja.

Materi pelatihan disampaikan secara komprehensif oleh para narasumber dari berbagai latar belakang profesional. dr. Arief Alamsyah, MARS., membuka sesi dengan menekankan pentingnya ketangguhan mental dan pola pikir bertumbuh dalam menghadapi tekanan. Memasuki hari kedua, M. Syauqi Haris, M.Kom., CEO Narasumber.id, mengulas strategi membangun citra profesional melalui optimalisasi profil LinkedIn sebagai portofolio digital. Sesi berikutnya diisi oleh Putra Ramadhani Nurwijayanto, S.E., M.M., yang membahas teknik penyusunan CV dan cover letter berbasis ATS agar relevan dengan kebutuhan industri. Sebagai penutup, Sri Widayati, S.Pd., M.Si., melalui materi “No Blank No Panic,” membekali peserta dengan strategi menghadapi wawancara kerja secara percaya diri, mulai dari penguasaan materi hingga bahasa tubuh yang tepat.

Melalui rangkaian materi tersebut, pelatihan ini tidak hanya memperkuat kesiapan teknis dan mental mahasiswa, tetapi juga selaras dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Penguatan softskill dipandang sebagai strategi institusional dalam membentuk lulusan yang adaptif, profesional, serta mampu bersaing secara global maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri.