BKANews – Suasana penuh semangat menyelimuti Ruang Pusat Pertemuan Ilmiah (PPI) lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Merdeka (UNMER) Malang saat pelantikan serentak pengurus organisasi mahasiswa (Ormawa) periode 2025/2026 digelar. Untuk pertama kalinya, seluruh pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Himpunan Mahasiswa, serta 28 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dilantik secara bersamaan. Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UNMER Malang, Dr. Prihat Assih, SE., M.Si., Ak., CSRS., beserta jajaran pimpinan universitas, dosen pembina UKM, dan perwakilan mahasiswa. Momentum ini menjadi simbol penting regenerasi kepemimpinan dan komitmen mahasiswa untuk meneruskan estafet perjuangan organisasi dengan semangat baru.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UNMER Malang, Dr. Ana Mariani, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi atas keberanian para pengurus baru dalam memikul tanggung jawab organisasi. Ia berpesan agar masa jabatan satu tahun dijalani dengan produktif dan berorientasi pada karya nyata. “Satu tahun bukan hanya rutinitas, tetapi ruang untuk menciptakan dampak,” ujarnya. Dr. Ana juga mendorong setiap Ormawa untuk aktif melahirkan program dan luaran yang mendukung Program Pemberdayaan Kepemimpinan (PPK) Ormawa serta sejalan dengan semangat Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education. Tahun ini, pelantikan turut diwarnai kebijakan baru berupa deconstruction alumni, yang memisahkan peran pengurus aktif dengan alumni agar kolaborasi antar generasi berjalan lebih profesional dan efektif.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Rektor Dr. Prihat Assih, yang menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan langkah pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Penandatanganan berita acara oleh Rektor, Ketua BEM, Ketua DPM, dan perwakilan UKM menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi lintas organisasi, sejalan dengan SDG 17: Partnership for the Goals serta semangat Ksatria Bhirawa Anoraga. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah perwakilan mahasiswa menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya estafet perjuangan dan tanggung jawab moral sebagai pemimpin muda. Rektor menutup acara dengan penegasan bahwa mahasiswa UNMER harus memanfaatkan kesempatan belajar untuk menjadi generasi yang berdaya, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat, sejalan dengan SDG 8: Decent Work and Economic Growth.