
BKAnews – Langkah mantap dan sorot mata penuh fokus menjadi awal cerita Margareta Selestina Medho—akrab disapa Tesha—di arena Shorinji Kempo. Mahasiswi semester 4 S1 Sistem Informasi Universitas Merdeka (Unmer) Malang ini sukses mempersembahkan medali emas untuk Kota Malang di nomor Embu Beregu Putri pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur 2025.
Bertanding bersama tiga rekannya, Milan Theressa Dhewa (juga mahasiswa Unmer), Maria Septiani Kodo, dan Rachel Putri Hanafiah, Tesha tampil gemilang hingga babak final. Mereka berhasil menumbangkan tim tangguh dari Surabaya dalam duel yang penuh tekanan. “Itu momen paling menegangkan sekaligus paling membanggakan.
Lawan berat, tapi kami bisa membuktikan diri,” kenang Tesha. Berlaga di “kandang sendiri” justru menambah beban mental bagi Tesha. Meski sempat gugup, persiapan matang membuatnya kembali percaya diri. “Saya baru benar-benar rileks setelah babak pertama. Kemenangan itu jadi pemicu semangat untuk babak selanjutnya,” ujarnya.
Perjalanan menuju podium juara bukan tanpa hambatan. Selama delapan bulan persiapan, Tesha sempat jatuh sakit sehingga latihan terganggu. Namun semangat dan dukungan dari pelatih, keluarga, serta teman-teman membuatnya tetap bertahan. Sejak SMP ia memang menekuni Kempo, dan keberadaan UKM Kempo Unmer Malang membuatnya bisa terus mengasah kemampuan sekaligus memperkenalkan cabang olahraga ini ke lingkungan kampus. “Banyak yang belum tahu kalau di Unmer ada UKM Kempo. Saya senang bisa ikut memperkenalkannya lewat prestasi ini,” tutur Tesha.
Dukungan kampus juga memberi andil besar, mulai dari fasilitas UKM hingga izin akademik agar ia bisa fokus saat pertandingan. Tesha berharap perhatian untuk pengembangan UKM terus ditingkatkan karena mahasiswa punya potensi besar bukan hanya di kelas, tetapi juga di luar ruang akademik. Meski emas PORPROV ini menjadi capaian membanggakan, Tesha tidak ingin berhenti sampai di sini. Ia menargetkan bisa tampil di ajang lebih bergengsi: Pekan Olahraga Nasional (PON). “Kenali potensi dirimu, latih dengan konsisten, dan jangan lupa berdoa,” pesannya menutup wawancara.