
BKANews – Suasana penuh semangat mewarnai Gedung Balai Merdeka Universitas Merdeka (UNMER) Malang dalam gelaran UKM Fest 2025 bertema “Garis Waktu Bertemu.” Kegiatan tahunan ini mempertemukan 28 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) aktif dalam satu ruang kolaborasi yang menjadi ajang pertemuan lintas generasi. Rektor UNMER Malang dalam sambutannya menyampaikan bahwa UKM Fest merupakan momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mengenali potensi diri dan mengasah kemampuan kepemimpinan di luar ruang kuliah. “Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus kreatif dan aktif melalui kegiatan organisasi. Temukan passion kalian dan jadikan pengalaman ini sebagai pijakan menuju masa depan yang gemilang,” pesannya.

Ketua Pelaksana, Riyan Prasetyawan, mengungkapkan bahwa UKM Fest tahun ini disiapkan dalam waktu singkat namun tetap mengedepankan kolaborasi antarangkatan. “Kami ingin UKM Fest bukan hanya pameran, tapi perayaan kebersamaan. Di sini mahasiswa belajar arti solidaritas dan gotong royong,” ujarnya. Kegiatan dibagi menjadi dua area utama: ruang pamer di dalam gedung yang menampilkan aktivitas tiap UKM, serta panggung bebas di halaman Balai Merdeka dengan penampilan seni, musik, dan bela diri. Antusiasme peserta memuncak saat pengumuman UKM Terfavorit 2025, di mana UKM KSR-PMI meraih juara pertama berkat kiprah sosial dan kemanusiaannya, disusul oleh UKM Sineas Merdeka (Sinedek) dan UKM Menembak SHC. Tak hanya menampilkan kreativitas, UKM Fest juga menghadirkan bazar kuliner mahasiswa dan UMKM lokal sebagai dukungan terhadap penguatan ekonomi mikro kampus, sejalan dengan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi yang memperkuat nilai kebersamaan dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Bagi mahasiswa baru, UKM Fest menjadi langkah awal untuk membangun jejaring, mengasah empati, dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, UNMER Malang kembali menegaskan komitmennya sebagai Kampus Berdampak yang mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan). Tema “Garis Waktu Bertemu” menggambarkan semangat kontinuitas antar generasi, bahwa setiap mahasiswa adalah bagian penting dari perjalanan panjang UNMER Malang dalam membentuk insan mandiri, kolaboratif, dan berdaya bagi masyarakat.