BKANews – Universitas Merdeka (UNMER) Malang kembali menegaskan komitmennya sebagai Kampus Berdampak melalui kegiatan Penyerahan Penghargaan Video, Poster, dan Program Kerja (Proker) Terbaik KKN Semester Genap 2024/2025 yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) di Ruang Pusat Pertemuan Ilmiah (PPI), Gedung Rektorat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNMER Malang, Dr. Prihat Assih, SE., M.Si., Ak., CSRS., beserta jajaran pimpinan universitas, dosen pembimbing lapangan, dan mahasiswa peserta KKN dari Kecamatan Wagir dan PDKU Ponorogo. Dalam sambutannya, Ketua LPPM, Prof. Dr. Boge Triatmanto, SE., MM., menyampaikan apresiasi atas inovasi 27 kelompok mahasiswa KKN yang telah menghasilkan karya kreatif, berdampak, dan berkontribusi terhadap penguatan luaran akademik universitas.

Rektor UNMER Malang, Dr. Prihat Assih, menegaskan bahwa KKN bukan hanya pelaksanaan program kerja, tetapi juga proses pembelajaran sosial yang membentuk karakter mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar beradaptasi, berkomunikasi, dan mencari solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Nilai empati dan kepemimpinan tumbuh melalui interaksi langsung di lapangan. Sejalan dengan itu, berbagai karya mahasiswa, seperti proyek pengembangan wisata di Desa Dalisodo, eco-greenhouse berbasis galon bekas di Sitirejo, hingga program Green Pocket di Ponorogo, menjadi bukti nyata sinergi antara ilmu pengetahuan, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi, LPPM UNMER Malang memberikan penghargaan kepada kelompok dengan karya terbaik di kategori program kerja, video, dan poster. Kegiatan KKN UNMER Malang tahun ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Melalui dedikasi dan inovasi mahasiswa, UNMER Malang terus memperkuat perannya sebagai universitas yang melampaui standar akademik dan berfokus pada kebermanfaatan sosial, selaras dengan semangat Ksatria Bhirawa Anoraga—tangguh, berani, dan rendah hati dalam memberi dampak bagi masyarakat.