
BKAnews – Program Diploma Kepariwisataan Universitas Merdeka (UNMER) Malang menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2025/2026 dengan penuh antusiasme. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Mengarungi Samudra dengan Harmoni Nusantara”, yang mengibaratkan mahasiswa baru sebagai pelaut muda yang siap berlayar menuju cita-cita, karier, dan masa depan.
Jessica Natasha Putri, mahasiswa angkatan 2023 Program Studi D3 Perhotelan, dipercaya menjadi Ketua Pelaksana. Ia menuturkan bahwa amanah tersebut merupakan tantangan sekaligus kesempatan berharga. Menurut Jessica, PKKMB kali ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan dunia kampus, tetapi juga memberikan pemahaman lebih luas mengenai dunia hospitality dan pariwisata secara global. “Kami ingin mahasiswa mengenal pelayanan di perhotelan, destinasi wisata, hingga perjalanan wisata secara lebih mendalam. Bagi yang dari SMK mungkin sudah familiar, tetapi melalui PKKMB ini mereka bisa melihat gambaran yang lebih luas,” jelasnya. Meski secara umum berjalan lancar, Jessica mengakui koordinasi panitia sempat menemui kendala, terutama terkait tumpang tindih pembagian tugas. Namun, perbaikan teknis yang dilakukan menjelang acara inti membuat kegiatan tetap berlangsung tertata.
Hari pertama diawali dengan laporan ketua pelaksana dan sambutan Ketua Program Diploma Kepariwisataan, Prof. Dr. Widji Astuti, SE., MM., CPMA. Suasana semakin semarak melalui parade fakultas yang menampilkan identitas mahasiswa baru. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi Me and My Dream, materi tentang dunia kemahasiswaan, tata krama kehidupan kampus, serta pengenalan seragam fakultas dan organisasi mahasiswa seperti BEM dan DPM. Rangkaian hari pertama ditutup dengan kegiatan Book Lovers, sesi Mencintai Indonesia, dan pembagian tugas.
Pada hari kedua, agenda dimulai dengan materi tentang sistem pendidikan tinggi, pengenalan SIAKAD, dan pengisian KRS. Mahasiswa baru juga mendapat pemahaman mengenai pencegahan kekerasan di lingkungan kampus serta pentingnya membangun suasana inklusif. Dilanjutkan dengan pengenalan program diploma, literasi digital bertajuk “Meningkatkan Kesadaran dan Keterampilan Digital di Era Teknologi”, serta pengenalan Hymne UNMER dan yel-yel Ksatria Bhirawa Anoraga. Sebelum ditutup dengan persiapan Gelar Budaya, peserta juga dibekali materi kewirausahaan.
Meski baru berjalan setengah hari, Jessica mengaku optimistis melihat semangat mahasiswa baru. “Saya lihat antusiasmenya sangat tinggi. Ada yang sempat terlambat, tetapi secara keseluruhan mereka serius mengikuti materi. Itu membuat saya semakin yakin,” ungkapnya.