BKAnews – Tegang, penuh tekanan, namun tidak melunturkan semangat—itulah pengalaman yang dirasakan Muhammad Rafly Fadillah, mahasiswa semester 4 Fakultas Hukum Universitas Merdeka Malang, saat berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur 2025. Pada cabang olahraga Judo, Rafly berhasil mempersembahkan medali perak di nomor individu.

Bagi Rafly, Judo bukan sekadar olahraga baru. Ia sudah menekuninya sejak kelas 6 SD dan konsisten berlatih hingga kini. “Selama dua tahun terakhir, saya berlatih setiap hari, dua kali sehari, dengan tiga sesi dalam sekali latihan. Jadwalnya benar-benar padat,” ungkapnya. Sebagai atlet tuan rumah, tekanan mental pun cukup besar. “Banyak kota besar yang mendominasi lewat atlet mereka. Tapi justru itu jadi motivasi bagi kami. Kami tidak boleh gentar di kandang sendiri,” tegasnya.

Meski bertanding di nomor individu, Rafly merasa tidak sendirian. Dukungan penuh datang dari pelatih, orang tua, hingga sponsor yang selalu percaya pada kemampuannya. “Saya ingin membanggakan mereka semua—terutama pelatih dan orang tua. Itu yang selalu saya bawa ke atas matras,” ujarnya. Rafly mengakui bahwa pihak kampus baru mengetahui kabar kemenangannya sehingga belum ada bentuk dukungan resmi dari Unmer Malang. Namun, ia berharap prestasi ini bisa menjadi titik awal perhatian kampus terhadap mahasiswa yang juga berkarier di dunia olahraga. “Saya ingin pencapaian ini membuka jalan bagi atlet mahasiswa lain agar bisa lebih diapresiasi,” katanya.

Bagi Rafly, medali perak ini bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti dari segala pengorbanannya. “Saya sudah rela melepas banyak hal—waktu kuliah, waktu bermain, bahkan waktu belajar demi satu tujuan: jadi juara. Hasil ini membuktikan pengorbanan itu tidak sia-sia,” ujarnya mantap. Ke depannya, Rafly menargetkan pencapaian yang lebih tinggi. Ia bercita-cita masuk ke PON (Pekan Olahraga Nasional), bahkan hingga membela Indonesia di kancah internasional. “Impian terbesar saya adalah membawa nama bangsa ke pentas dunia,” tegasnya.

Menutup kisahnya, Rafly berpesan kepada rekan-rekan mahasiswa Unmer agar tidak takut mengejar mimpi di bidang olahraga. “Tetap semangat dan jangan menyerah. Semua usaha pasti akan menghasilkan buah. Fokus dan percaya pada proses,” pungkasnya.