BKAnews – Nama Geovany Bintang Armada Saragih, mahasiswa semester 4 Fakultas Psikologi Universitas Merdeka Malang, berhasil mencuri perhatian pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur IX 2025. Bertanding di cabang olahraga Kickboxing nomor individu, Geovany sukses menyumbangkan medali perunggu untuk Kota Malang.

Perjuangan menuju podium tidaklah mudah. Geovany menjalani latihan intens enam kali seminggu dengan disiplin tinggi, disertai pola makan ketat untuk menjaga kondisi fisiknya. “Berat, karena harus tetap fokus kuliah dan menyelesaikan tugas-tugas UAS. Jadwal tanding hampir berbarengan dengan ujian,” ungkapnya. Ketertarikan Geovany terhadap Kickboxing sudah tumbuh sejak kelas 3 SMP. Mental tandingnya ditempa lewat latihan panjang dengan dukungan penuh dari pelatih dan orang tua. “Pelatih membentuk karakter dan mental pejuang saya, sementara orang tua jadi sumber motivasi terbesar,” jelasnya.

Meski sempat diliputi rasa cemas, atmosfer pertandingan justru semakin membakar semangatnya. “Lawan-lawan yang bertanding adalah petarung terbaik Jawa Timur. Tapi saya percaya momen ini adalah saatnya saya membuktikan diri,” tambahnya. Selain di arena tanding, pengalaman tak terlupakan baginya adalah kebersamaan bersama tim selama lima hari di penginapan. “Suka duka bareng teman dan pelatih jadi momen berharga. Ditambah lagi dukungan dari kampus, fakultas, dan dosen yang memberikan ucapan selamat, membuat saya semakin merasa diapresiasi,” ujarnya.

Meski UNMER Malang belum memiliki program khusus bagi atlet, Geovany berharap prestasinya menjadi jalan pembuka. “Target saya bisa menembus tingkat nasional, semoga lolos PON dan mendapat beasiswa dari kampus,” harapnya. Baginya, kemenangan sejati bukan hanya soal mengalahkan lawan, tetapi juga melampaui batas diri sendiri. “Yang terpenting adalah bagaimana saya bisa menaklukkan diri saya sendiri,” tegasnya.

Ia pun berpesan kepada rekan-rekan mahasiswa UNMER untuk berani menunjukkan potensi. “Tunjukkan prestasimu, baik akademik maupun non-akademik. Selagi muda, jangan takut mencoba. Tidak ada yang mustahil kalau kita mau berusaha dan berdoa,” pungkasnya.